A
Konsep
Dasar Pembelajaran Berbasis Bimbingan
1.
Konsep
Bimbingan
Bimbingan adalah
usaha sadar secara demokratis dan sungguh-sungguh untuk memberikan bantuan
dengan menyampaikan arahan, panduan, dorongan, dan pertimbangan agar yang
diberi bantuan mampu mengelola, mewujudkan apa yang menjadi harapannya. Shertzer dan Stone (dalam Arif, 2012) megartikan
bimbingan sebagai proses pemberian bantuan kepada individu agar mampu memahami
diri dan lingkungannya. Kartadinata
(dalam Arif, 2012) mengartikan
bimbingan sebagai proses membantu individu untuk mencapai
A
Masalah-masalah Siswa di Sekolah

Tohirin (2007:
111) mengungkapkan bahwa siswa di sekolah
akan mengalami masalah-masalah yang berkenaan dengan:
1.
Perkembangan individu,
2.
Perbedaan individu dalam hal: kecerdasan, kecakapan, hasil
belajar, bakat, sikap, kebiasaan, pengetahuan, kepribadian, cita-cita,
kebutuhan, minat, pola-pola dan tempo perkembangan, ciri-ciri jasmaniah, dan
latar belakang lingkungan,
3.
Kebutuhan individu dalam hal: memperoleh kasih sayang,
memperoleh hargadiri, memperoleh penghargaan yang sama, ingin dikenal,
memperoleh prestasi dan posisi, untuk dibutuhkan orang lain, merasa bagian dari
kelompok, rasa aman dan perlindungan diri, dan untuk memperoleh kemerdekaan
diri,
TEKNIK-TEKNIK DASAR
PEMAHAMAN INDIVIDU
A. Pengertian
Individu
Individu berasal dari kata in dan devided. Dalam Bahasa Inggris
in salah satunya mengandung pengertian tidak, sedangkan divided artinya terbagi. Jadi individu
artinya tidak terbagi, atau suatu kesatuan. Dalam Bahasa Latin
individu berasal dari kata individium
yang berarti yang tidak terbagi, jadi merupakan suatu sebutan yang dapat
dipakai untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas.
Seorang individu adalah perpaduan antara
faktor genotip dan fenotip. Faktor genotip adalah faktor yang dibawa individu
sejak lahir, ia merupakan faktor keturunan, dibawa individu sejak lahir.
1. Pelayanan
Dasar
a.
Pengertian
Pelayanan dasar diartikan sebagai proses pemberian
bantuan kepada seluruh siswa melalui kegiatan penyiapan pengalaman terstruktur
secara klasikal atau kelompok yang disajikan secara sistematis dalam rangka
mengembangkan perilaku jangka panjang sesuai dengan tahap dan tugas-tugas
perkembangan yang diperlukan dalam pengembangan kemampuan memilih dan mengambil
keputusan dalam menjalani kehidupannya
MAKNA DAN POSISI SERTA URGENSI BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PRAKTEK
PENDIDIKAN
A. Pengertian Bimbingan dan Konseling
Bimbingan berasal dari kata to guide kemudian menjadi guidance yang mempunyai arti menunjukkan,
membimbing, menuntun, ataupun membantu. Dalam Peraturan
Pemerintah No. 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah dikemukakan bahwa
“Bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada peserta didik dalam rangka
menemukan pribadi, mengenal lingkungan, dan merencanakan masa depan”.